Selasa, 23 Juni 2009

PENERIMAAN PESERTA DIDIK (PPD) 2009 SMK Negeri 1 Rantau Utara

SMK NEGERI 1 RANTAU UTARA MENERIMA SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2009 - 2010

I. DAYA TAMPUNG :

  1. PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI ………….................................... 2 ( DUA ) KELAS 80 ORANG
  2. PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN.................... 2 (DUA ) KELAS 80 ORANG
  3. PROGRAM KEAHLIAN PENJUALAN …………………………................ 2 (DUA ) KELAS 80 ORANG
  4. PROGRAM KEAHLIAN REKAYASAPERANGKAT LUNAK (RPL) ........ 1 (SATU) KELAS 36 ORANG
  5. PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (TKJ) ....... 1 (SATU)KELAS 36 ORANG


II. WAKTU PENDAFTARAN

  • PENDAFTARAN DIMULAI SEJAK TANGGAL 29 JUNI S.D 4 JULI 2008 JAM 08.00 – 14.00 WIB.

III. SYARAT PENDAFTARAN

  1. MENGISI FORMULIR YANG DISEDIAKAN PANITIA SERTA SURAT PERNYATAAN YANG DIKETAHUI OLEH ORANG TUA / WALI.
  2. USIA MAX 21 TAHUN PADA TANGGAL 14 JULI 2009.
  3. MENYERAHKAN SKHU SMP/ MTS DAN PAKET B SETARA SMP ASLI ATAU SURAT KETERANGAN DAN 2 LEMBAR FOTOCOPY YANG DILEGALISIR.
  4. PAS PHOTO UKURAN 3X4 cm SEBANYAK 2 LEMBAR.
  5. BERBADAN SEHAT, TIDAK BUTA WARNA TIDAK CACAT FISIK YANG DIBUKTIKAN DENGAN SURAT KETERANGAN DOKTER (PEMERIKSAAN DI SMK N 1 RANTAU UTARA)
  6. CALON SISWA DARI LUAR KAB. LABUHAN BATU HARUS MENGURUS SURAT RAYON DARI DINAS KAB. ASAL SEKOLAH DAN DI SYAHKAN OLEH DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LABUHANBATU.

IV. SELEKSI DAN PENENTUAN PERINGKAT
SELEKSI DAN PENENTUAN PERINGKAT SISWA BERDASARKAN :

  1. PEMBOBOTAN UNTUK SELURUH PROGRAM KEAHLIAN ADALAH : MATEMATIKA x 4, BAHASA INGGRIS x 3, DAN BAHASA INDONESIA x 1.
  2. NILAI HASIL SELEKSI / TESTTING.
  3. PEMBOBOTAN NILAI BERDASARKAN PRESTASI TINGKAT NASIONAL(Juara 1 - 4 ditambah Nilai 6) ,PROPINSI (Juara 1 - 4 ditambah Nilai 4) DAN KABUPATEN/KOTA (Juara 1 - 3 ditambah Nilai 2)
  4. PEMBOBOTAN NILAI BERDASARKAN ASAL SEKOLAH :
  • DARI KECAMATAN R.UTARA DAN BILAH BARAT DITAMBAH NILAI 3
  • DARI LUAR KECAMATAN DALAM KABUPATEN DITAMBAH NILAI 2
  • DARI LUAR KABUPATEN LABUHANBATU DALAM PROPINSI SUMATRA UTARA DI TAMBAH NILAI 1 DAN DARI LUAR PROPINSI NILAI 0

V. PELAKSANAAN TEST TERTULIS :

  • HARI TANGGAL : SENIN 6 JULI 2009
  • JAM : 08.00 WIB
  • TEMPAT : SMK N 1 RANTAU UTARA


VI. PENGUMUMAN TANGGAL 10 JULI 2008 PADA JAM 15.00 WIB

VII. PENDAFTARAN ULANG DILAKSANAKAN TANGGAL 11 JULI 2009 DENGAN
MENUNJUKAN NOMOR PENDAFTARAN .

VIII. MASUK SEKOLAH TANGGAL 13 JULI 2009.


TTD
KETUA PANITIA
L. SITORUS, SPD.

Informasi Selanjutnya dapat diperoleh di SMK Negeri 1 Rantau Utara pada Jam Kerja

Selasa, 02 Juni 2009

Mobil Digdaya 1.51 Buatan Siswa SMK


BANDUNG - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membubuhkan tanda tangan di Mobil "Esemka" buatan siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK).

Pembubuhan tanda tangan tersebut, dilakukan saat mengunjungi stand-stand pameran pendidikan dalam acara puncak Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2009 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB Bandung, Selasa (26/5). Selain membubuhkan tanda tangan, Presiden SBY juga menuliskan pesan di mobil tersebut. "Karya yang membanggakan, saya harap dilanjutkan, SBY 26 Mei 2009," tulis pesan tersebut.

Mobil berbentuk pikap ekstra kabin berwarna hitam itu diberi nama Digdaya 1.51. Mobil tersebut dibuat selama 78 hari. Biaya produksinya menghabiskan dana sekitar Rp 173 juta. "Jika diproduksi masal, mungkin biaya produksinya bisa ditekan hingga Rp 80 juta per mobil," kata Bagus Gunawan, kepala SMK Singosari di pendapa Kabupaten Malang, kemarin.

Mobil karya siswanya itu mempunyai spesifikasi mesin Esemka 1.51, menggunakan 4 silinder dengan 1.498 cc, 4 stroke dengan water cooled, DOHC-nya 16 value. Selain itu, menggunakan teknologi multi point fuel injection, power maksimalnya 80 HP atau 5.000 Rpm, torque maksimalnya 90 HP atau 4.500 Rpm, compression ratio-nya 9,3, bore x stroke-nya adalah 78,0 x 78,4.
Siswa siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) tidak hanya mampu memperbaiki dan melakukan perawatan kendaraan roda dua maupun empat, tapi dengan bimbingan para pakar mobil di Indonesia mereka ternyata sudah mampu merakit prototype mobil jenis SUV (sport utility vehicle).

Mulai dari pembuatan mesin sampai dengan tahap perakitan, semuanya dikerjakan oleh siswa SMK, kata Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno, di Jakarta, Rabu, (28/1).

Prototype mobil tersebut dirakit di teaching industri di SMK, dan kepada para siswa SMK sudah diajari bagaimana cara membuat alat dan dibekali dengan prosedur kerja yang jelas. Mereka mengaplikasikan apa yang sudah diajarkan itu ke teaching industry, yaitu di SMK N 10 Kota Malang, Jawa Timur.

Prototype mobil yang diberi nama Esemka SUV ini berkapasitas mesin 1.500 cc. dan prototype mobil tersebut dipamerkan di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Mei 2009, dan harga jual mobil tersebut ditetapkan sekitar Rp.80 juta. Dalam perakitan prototype mobil ini, SMK menggandeng PT Nasional Motor Malang.

Selain membuat prototype mobil, kata Direktur PSMK, bermitra dengan PT.Kanzen para siswa SMK juga merakit kendaraan roda dua, dan melalui sistem getok tular, sebanyak 20 sepeda motor yang sedang dirakit sudah dipesan pembeli.

Harga jual motor tersebut ditetapkan Rp.7 juta. “Keuntungan tidak hanya pada cash, tapi dengan siswa melakukan pekerjaan riil. Artinya mereka belajar sesuatu yang nyata. Itu suatu keuntungan tidak langsung yang bisa dinikmati selain dengan cash,” katanya.


Sumber : ditpsmk.net